Pendidikan & Kesehatan

DUGAAN PUNGLI KOLEKTIF SISWA SMPN 02 CICURUG

 

 

Sukabumi Berita Sepekan.Semaraknya siswa siswi pelajar mulai dari PAUD/TK, SD,SMP dan SMA dimasa akhir tahun keluar dan masuknya siswa pelajar. Seperti halnya di SMPN 02 Cicurug Kecamatan Cicurug Kabupaten Sukabumi. Terjadi misskomunikasi pihak sekolah dengan orang tua didik. *Saya bayar kolektif siswa Rp 25.000.kepada sekolah untuk melanjutkan ke SMAN 01 Cicurug.tapi kenapa berkasnya dikasih lagi kesaya,trus buat apa saya bayar kolektif kalau saya juga yang harus urus sendiri* keluhnya kepada Berita Sepekan.

 

Ketidak pahaman siswa atau orang tua siswa itu sendiri membuat rancu untuk mengarahkannya,seperti yang ibu kepala sekolah SMPN 02 memaparkan *kami pihak sekolah sudah cukup memberikan himbauan kepada orang tua siswa saat rapat komite untuk tau dan memahami jalur atau ketentuan zona yang sudah menjadi aturan pemerintah,adapun kami memungut anggaran Rp 25 rb itu untk keperluan siswa juga.tidak ada anggaran BOS untuk biaya kolektif siswa yang melanjutkan ke SMA* ucapnya sukabumi 18/7/2018.

 

Kami pihak media konfirmasi kepada sekolah tentang pungutan tersebut karena sekolah negeri sudah dijamin oleh Negara.

*Saya memungut Rp25.000 hasil kesepakatan bersama dengan komite dan orang tua murid juga atas ijin kepala sekolah,uang tersebut saya pake untuk operasional,foto kopi dll* pipit menjelaskan.

 

Sekolah Negeri dijamin oleh pemerintah,dan siswa wajib belajar demi mencerdaskan bangsa tapi bukan wajib membayar.hal ini tentunya perlu sekali adanya pantauan dari pihak dinas pendidikan,yang sekiranya sekolah membutuhkan apa yang menjadi acuan yang diharapkan….eva

Beritasepekan.Net

Beritasepekan.net tidak hanya menerbitkan portal berita online, kami juga menerbitkan buletin / tabloid mingguan yang kami rangkum dalam waktu 1 minggu terakhir.

Related Articles

Close