Nasional

Polres Cilacap Berhasil Amankan 2 Pelaku Berkedok Salon Kecantikan

Cilacap – Satuan Reserse Kriminal Polres Cilacap berhasil menangkap dan mengamankan 2 orang pelaku atas kasus praktek kesehatan tanpa ijin yang berkedok salon kecantikan di Jalan Tidar Sidanegara Kecamatan Cilacap Tengah Kabupaten Cilacap, Kamis (28/2).

Kapolres Cilacap, AKBP Djoko Julianto, S.I.K, M.H melalui konferensi pers menjelaskan, Pelaku diduga memiliki salon kecantikan ilegal dan tidak mempunyai ijin baik dari dinas terkait maupun ijin praktek kesehatan.

“Kedua pelaku yang berinisial US pemilik salon warga Perum Sidanegara Indah Cilacap dan AT seorang bidan warga Keleng Kesugihan Cilacap telah melakukan praktek tersebut selama 3 tahun, dan tanpa adanya ijin dari dinas terkait maupun ijin praktek kesehatan,” Kata Kapolres.

Dari lokasi kejadian petugas berhasil menyita beberapa obat yang dibeli secara illegal serta beberapa alat medis yang digunakan oleh para pelaku.

“Salon kecantikan illegal yang digunakan oleh pelaku untuk melakukan pemasangan behel gigi seperti infuse whitening, injek whitening dibeli secara illegal,” Lanjut Kapolres.

Kapolres mengimbuhkan, bahwa dari praktek illegal tersebut, ada beberapa korban yang mengalami pembengkakan

“Beberapa korban ada yang mengalami pembengkakan tangan serta beberapa luka setelah pemasangan kawat gigi di Salon illegal tersebut,” Terangnya.

Kapolres juga menghimbau agar warga yang hendak melakukan perawatan harus memastikan terlebih dahulu bahwa Salon yang akan digunakan telah memiliki ijin resmi, baik dokter maupun tempat.

“Kepada masyarakat dihimbau jika akan melakukan perawatan kecantikandan kesehatan agar konsultasikan dengan rumah sakit terdekat dan dokter yang mempunyai ijin resmi , jangan mengambil resiko melakukan perwatan kesehatan yang bukan ahlinya” pungkas Kapolres.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya kedua pelaku dijerat pasal Pasal 197 Jo Pasal 106 ayat (1) Undang – undang RI no 36 tahun 2009 tentang Kesehatan dan pasal 78 Jo Pasal 73 ayat (2) Undang – undang RI no 29 tahun 29 tahun 2004 tentang Pratik Kedokteran Jo Pasal 56 KUHPidana karena dengan sengaja memproduksi atau mengedarkan sediaan farmasi yang tidak memiliki izin edar dan menggunakan alat, metode yang menimbulkan kesan seolah – olah dokter atau dokter gigi dengan ancaman diatas 3 tahun penjara.(Red/M)

Beritasepekan.Net

Beritasepekan.net tidak hanya menerbitkan portal berita online, kami juga menerbitkan buletin / tabloid mingguan yang kami rangkum dalam waktu 1 minggu terakhir.

Related Articles

Close