Nasional

Bupati Simalungun JR Saragih meresmikan monumen yang di dirikan untuk mengenang korban karamnya KM Sinar Bangun di perairan Danau Toba.

Monumen ini menjulang di sisi Danau Toba, tepatnya di desa Tiga Ras, kecamatan Dolok Pardamean, kabupaten Simalungun Sumatra Utara.
[2/5 22.55] Pipi: Bupati JR Saragih meminta keluarga korban KM Sinar Bangun yang tenggelam di perairan Danau Toba tahun 2018 lalu. Menjadikan monumen yang di bangun di Tiga Ras , kecematan Dolok Pardamean sebagai tempat keluarga untuk mengenang orang orang yang di kasihi dan di cintai dan para korban yang tidak di temukan hingga saat ini.
[2/5 22.55] Pipi: Dalam acara peresmian Monumen KM Sinar Bangun Kamis 2/5/2019 di Desa Tiga Ras Dolok Pardamean kabupaten Simalungun, JR Saragih mengatakan ada sekitar 164 korban yang tenggelam sampai saat ini belum di temukan,Monumen tersebut di harapkan JR Saragih sebagai peringatan bagi semua pengusaha maupun pengelola Kapal Penyebrangan dan Parawisata untuk peduli terhadap keselamatan Penumpang
[2/5 22.55] Pipi: Sebelumny sekretaris Badan Penanggulangan Benjana Daerah (BPBD)Simalungun Manaor Silalahi Mengatakan, Monumen KM Sinar Bangun dibangun dengan biaya sekitar 4 milyar. Yang pembangunannya di mulai sejak pertengahan 2018, ujar nya.
[2/5 22.55] Pipi: Untuk di ketahui KM Sinar Bangun yang berangkat dari pelabuhan simanindo Samosir yang menuju Pelabuhan Tiga Ras Kabupaten Simalungun Tahun 2018, yang mengangkut sekitar 180 Orang, pada saat di tengah perairan Danau Toba, KM Sinar Bangun karam dan tenggelam. Dalam proses evakuasi dan pencarian korban, 3 korban penumpang di temukan meninggal, 21 diantaranya selamat, dan 164 orang sampai hari ini belum di temukan.

Beritasepekan.Net

Beritasepekan.net tidak hanya menerbitkan portal berita online, kami juga menerbitkan buletin / tabloid mingguan yang kami rangkum dalam waktu 1 minggu terakhir.

Related Articles

Close